Matematika Kelas XI SMK
Bayangkan sebuah pabrik roti memiliki dua mesin:
Jika kita rangkaikan kedua mesin: Tepung โ Mesin A โ Adonan โ Mesin B โ Roti
Rangkaian ini adalah KOMPOSISI FUNGSI (g โ f), dimana output mesin A menjadi input mesin B!
Di sebuah toko, ada dua penawaran:
Jika harga barang Rp 100.000, berapa harga akhir dengan diskon 20% lalu potongan Rp 10.000?
(g โ f)(100.000) = g(f(100.000)) = g(80.000) = 70.000
Rumus mengubah Celsius ke Fahrenheit:
f(C) = (9/5)C + 32
Bagaimana jika kita ingin mengubah Fahrenheit kembali ke Celsius? Kita butuh FUNGSI INVERS!
fโปยน(F) = (5/9)(F - 32)
Sebelum mempelajari materi, mari kita pikirkan pertanyaan-pertanyaan berikut:
Apakah setiap relasi merupakan fungsi?
๐ก Pikirkan: Apa yang membedakan relasi biasa dengan fungsi?
Apa peran domain, kodomain, dan range dari sebuah fungsi?
๐ก Pikirkan: Bagaimana ketiga komponen ini saling berhubungan?
Bagaimana menerapkan operasi dan komposisi fungsi untuk memodelkan suatu keadaan atau masalah?
๐ก Pikirkan: Contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari!
Kapan fungsi invers dapat diperoleh?
๐ก Pikirkan: Apakah semua fungsi memiliki invers?
Bagaimana menggunakan fungsi invers untuk memodelkan suatu keadaan atau masalah?
๐ก Pikirkan: Kapan kita perlu "membalik" proses?
๐ Catatan: Simpan pertanyaan-pertanyaan ini dalam pikiranmu. Setelah mempelajari semua materi, kamu akan dapat menjawab semuanya dengan percaya diri!
Fungsi adalah relasi khusus yang memasangkan setiap anggota himpunan A (domain) dengan tepat satu anggota himpunan B (kodomain).
๐ Sumber: Kemendikbud RI, Buku Matematika Kelas XI SMK Kurikulum Merdeka
Himpunan A = {1, 2, 3}
Himpunan B = {a, b, c, d}
Setiap anggota A tepat memiliki satu pasangan di B โ
Himpunan A = {1, 2, 3}
Himpunan B = {a, b, c}
Anggota 1 memiliki 2 pasangan (a dan b) โ
f : A โ B atau y = f(x)
Dibaca: "fungsi f memetakan himpunan A ke himpunan B"
Daerah Asal
Himpunan semua nilai x yang mungkin
Daerah Kawan
Himpunan semua kemungkinan nilai y
Daerah Hasil
Himpunan nilai y yang benar-benar tercapai
Diketahui fungsi f : A โ B dengan A = {1, 2, 3, 4} dan B = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8}
Rumus fungsi: f(x) = 2x
| x (Domain) | f(x) = 2x | Hasil |
|---|---|---|
| 1 | 2(1) | 2 |
| 2 | 2(2) | 4 |
| 3 | 2(3) | 6 |
| 4 | 2(4) | 8 |
Domain (Df) = {1, 2, 3, 4}
Kodomain = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8}
Range (Rf) = {2, 4, 6, 8}
Range selalu merupakan HIMPUNAN BAGIAN dari Kodomain
Range โ Kodomain
Jika f(x) dan g(x) adalah dua fungsi, maka kita dapat melakukan operasi:
(f + g)(x) = f(x) + g(x)
(f - g)(x) = f(x) - g(x)
(f ร g)(x) = f(x) ร g(x)
(f/g)(x) = f(x)/g(x), g(x) โ 0
Diketahui f(x) = 2x + 3 dan g(x) = x - 1
Tentukan:
a) (f + g)(x)
= f(x) + g(x)
= (2x + 3) + (x - 1)
= 3x + 2
b) (f - g)(x)
= f(x) - g(x)
= (2x + 3) - (x - 1)
= x + 4
c) (f ร g)(x)
= f(x) ร g(x)
= (2x + 3)(x - 1)
= 2xยฒ - 2x + 3x - 3
= 2xยฒ + x - 3
d) (f/g)(x)
= f(x) / g(x)
= (2x + 3)/(x - 1), x โ 1
Komposisi fungsi adalah penggabungan dua fungsi atau lebih dimana hasil (output) fungsi pertama menjadi input fungsi kedua.
(g โ f)(x) = g(f(x))
Dibaca: "g komposisi f" atau "g bundaran f"
โ ๏ธ Perhatikan: f dikerjakan TERLEBIH DAHULU, baru g
Input
x
Fungsi f
f(x)
Fungsi g
g(f(x))
Output
(gโf)(x)
Diketahui f(x) = 2x + 1 dan g(x) = xยฒ - 3
Tentukan (g โ f)(x) dan (f โ g)(x)!
a) (g โ f)(x) = g(f(x))
= g(2x + 1)
= (2x + 1)ยฒ - 3
= 4xยฒ + 4x + 1 - 3
= 4xยฒ + 4x - 2
b) (f โ g)(x) = f(g(x))
= f(xยฒ - 3)
= 2(xยฒ - 3) + 1
= 2xยฒ - 6 + 1
= 2xยฒ - 5
โ ๏ธ Penting: (g โ f)(x) โ (f โ g)(x) โ Komposisi fungsi TIDAK KOMUTATIF!
Komposisi (g โ f) dapat dilakukan jika dan hanya jika:
Range f โ Domain g
Artinya: Semua hasil dari fungsi f harus bisa menjadi input untuk fungsi g
(f โ g) โ (g โ f)
Urutan komposisi sangat penting dan mempengaruhi hasil!
(f โ g) โ h = f โ (g โ h)
Pengelompokan tidak mempengaruhi hasil akhir
I(x) = x
(f โ I)(x) = (I โ f)(x) = f(x)
Fungsi identitas adalah elemen netral dalam komposisi
Diketahui f(x) = x + 1, g(x) = 2x, h(x) = xยฒ
Buktikan: (f โ g) โ h = f โ (g โ h)
Cara 1: (f โ g) โ h
(f โ g)(x) = f(2x) = 2x + 1
((f โ g) โ h)(x) = (f โ g)(xยฒ)
= 2xยฒ + 1
Cara 2: f โ (g โ h)
(g โ h)(x) = g(xยฒ) = 2xยฒ
(f โ (g โ h))(x) = f(2xยฒ)
= 2xยฒ + 1
โ Terbukti sama!
Fungsi invers fโปยน adalah fungsi yang "membalik" operasi fungsi f. Jika f memetakan x ke y, maka fโปยน memetakan y kembali ke x.
(fโปยน โ f)(x) = x
(f โ fโปยน)(x) = x
Komposisi fungsi dengan inversnya menghasilkan fungsi identitas
Fungsi f memiliki invers jika dan hanya jika f adalah fungsi BIJEKTIF (satu-satu DAN onto).
Tentukan invers dari f(x) = 2x + 3
y = 2x + 3
x = 2y + 3 (tukar x dan y)
x - 3 = 2y
y = (x - 3)/2
fโปยน(x) = (x - 3)/2
๐ Verifikasi:
(f โ fโปยน)(x) = f((x-3)/2) = 2((x-3)/2) + 3 = x - 3 + 3 = x โ
(Fungsi Satu-Satu)
Setiap anggota kodomain dipasangkan dengan paling banyak satu anggota domain
(Fungsi Onto)
Setiap anggota kodomain dipasangkan dengan paling sedikit satu anggota domain
(Korespondensi Satu-Satu)
Injektif DAN Surjektif sekaligus (pasangan sempurna)
Hanya fungsi BIJEKTIF yang memiliki fungsi invers!
Karena bijektif menjamin setiap elemen domain dan kodomain memiliki pasangan tunggal dan tepat.
f(x) = 2x, x โ โ, dengan kodomain โ
โ Injektif (beda x โ beda hasil)
โ Surjektif (semua โ tercapai)
โ BIJEKTIF (memiliki invers)
g(x) = xยฒ, x โ โ, dengan kodomain โ
โ Tidak Injektif (g(-2) = g(2) = 4)
โ Tidak Surjektif (nilai negatif tak tercapai)
โ TIDAK memiliki invers
Skor Akhir:
Relasi yang memasangkan setiap anggota domain dengan tepat satu anggota kodomain.
(f ยฑ g)(x) = f(x) ยฑ g(x) dan (f ร g)(x) = f(x) ร g(x)
(g โ f)(x) = g(f(x)) โ output f menjadi input g
Sifat: Tidak komutatif, tetapi asosiatif
Fungsi yang membalik operasi fungsi asli: (fโปยน โ f)(x) = x
Syarat: Fungsi harus bijektif