⚡ Fisika & Elektronika

KAPASITOR &
KAPASITANSI

Pembelajaran Interaktif Berbasis AI · Pilih Materi di Bawah

MATERI 01 🔋

Pengertian Kapasitor

Definisi, struktur, dan prinsip kerja kapasitor dalam rangkaian listrik.

DASAR TEORI
MATERI 02 🧪

Jenis-Jenis Kapasitor

Keramik, elektrolit, film, dan berbagai jenis kapasitor beserta penggunaannya.

KLASIFIKASI
MATERI 03

Kapasitansi & Rumus

Konsep kapasitansi C = Q/V beserta simulasi interaktif perhitungan.

RUMUS & SIMULASI
MATERI 04 📐

Faktor yang Mempengaruhi

Pengaruh luas pelat, jarak, dan bahan dielektrik terhadap kapasitansi.

SIMULASI INTERAKTIF
MATERI 05 💡

Energi Kapasitor

Energi tersimpan U = ½CV² dan simulasi pengisian/pengosongan kapasitor.

ENERGI & AI TANYA
⚡ 2026 Materi Pembelajaran Interaktif by acim.guru
🔋

Pengertian Kapasitor

Komponen elektronika penyimpan muatan listrik

📖 Definisi Kapasitor

Kapasitor (disebut juga kondensator) adalah komponen elektronika pasif yang berfungsi untuk menyimpan muatan listrik dan energi listrik dalam medan elektrostatis di antara dua konduktor yang dipisahkan oleh bahan isolator (dielektrik).

Kapasitor merupakan salah satu komponen fundamental dalam teknik elektronika dan fisika, disamping resistor dan induktor. Komponen ini ditemukan hampir di semua perangkat elektronika modern, mulai dari ponsel, komputer, hingga sistem tenaga listrik.

Secara historis, kapasitor pertama kali dibuat pada tahun 1745 oleh Ewald Georg von Kleist dan dikembangkan secara independen oleh Pieter van Musschenbroek dari Universitas Leiden, Belanda, dalam bentuk toples Leiden (Leyden jar).

🔩 Struktur Kapasitor

Kapasitor pada dasarnya terdiri dari tiga bagian utama:

  • Pelat Konduktor (Armature): Dua pelat logam sejajar yang berfungsi sebagai elektroda positif (+) dan negatif (−). Material yang digunakan biasanya aluminium, tembaga, atau logam lainnya yang bersifat konduktif.
  • Bahan Dielektrik: Bahan isolator yang mengisi ruang antara dua pelat. Bahan ini bisa berupa udara, kertas, plastik, keramik, atau larutan elektrolit. Fungsinya mencegah arus mengalir langsung antara dua pelat dan meningkatkan kemampuan menyimpan muatan.
  • Kaki/Terminal (Lead): Dua terminal logam yang menghubungkan kapasitor ke rangkaian listrik.

⚙️ Prinsip Kerja Kapasitor

Ketika kapasitor dihubungkan ke sumber tegangan:

  • Elektron-elektron akan mengalir dari terminal negatif sumber, menumpuk pada pelat negatif kapasitor.
  • Pada waktu bersamaan, pelat positif kehilangan elektron (tertarik ke terminal positif sumber).
  • Terjadi pemisahan muatan: pelat satu menjadi bermuatan positif, pelat lain bermuatan negatif.
  • Medan listrik terbentuk di antara dua pelat dalam bahan dielektrik.
  • Proses ini berlanjut sampai tegangan kapasitor sama dengan tegangan sumber → kapasitor terisi penuh.

Ketika sumber tegangan dilepas, kapasitor dapat melepaskan muatan yang tersimpan ke rangkaian. Inilah yang membuat kapasitor berguna sebagai penyimpan energi sementara.

🔬 SIMULASI: PROSES PENGISIAN KAPASITOR

Muatan: 0%

💡 Kegunaan Kapasitor dalam Kehidupan

  • Penyaring (Filter): Menyaring gelombang AC dan menghaluskan tegangan DC dalam catu daya.
  • Kopling & Decoupling: Mengisolasi komponen DC sambil mengizinkan sinyal AC lewat.
  • Penyimpan Energi: Seperti pada flash kamera, lampu kilat membutuhkan energi besar dalam waktu singkat.
  • Timing: Bersama resistor membentuk rangkaian RC untuk timer dan osilator.
  • Power Factor Correction: Memperbaiki faktor daya pada sistem AC.
  • Sensor: Kapasitor mikrofon (condenser mic), sensor sentuh layar smartphone.
🧪

Jenis-Jenis Kapasitor

Klasifikasi berdasarkan bahan dielektrik dan konstruksi

📋 Pengelompokan Kapasitor

Kapasitor diklasifikasikan berdasarkan jenis bahan dielektrik yang digunakan, bentuk fisik, polaritas, dan kapasitas nilai. Setiap jenis memiliki karakteristik yang membuatnya cocok untuk aplikasi tertentu.

🔵

Keramik (Ceramic)

Menggunakan keramik sebagai dielektrik. Ukuran kecil, tersedia 1pF–100µF, non-polar, sangat stabil. Ideal untuk rangkaian frekuensi tinggi (RF), bypass, dan decoupling. Contoh: kapasitor disk keramik, SMD MLCC.

🟤

Elektrolit (Electrolytic)

Menggunakan larutan elektrolit sebagai dielektrik. Kapasitas besar (1µF–100.000µF), berpolaritas (harus dipasang sesuai +/−). Digunakan untuk filter catu daya, penyimpan energi. Contoh: aluminium elektrolit, tantalum.

🟡

Film / Polyester

Menggunakan film plastik (poliester, polipropilena) sebagai dielektrik. Toleransi baik, stabil terhadap suhu, non-polar. Digunakan dalam audio, motor AC, koreksi daya. Nilai: 1nF–100µF.

🟢

Mika (Mica)

Dielektrik dari mineral mika. Sangat presisi, stabil suhu, toleransi ±1%. Digunakan dalam rangkaian RF, pemancar radio, osilator presisi tinggi. Nilai: 1pF–10nF.

🔴

Variabel (Variable)

Kapasitansinya dapat diubah secara mekanis. Digunakan dalam tuner radio AM/FM untuk mengatur frekuensi. Nilai kapasitansi berubah saat pelat bergerak.

Superkapasitor (EDLC)

Kapasitansi sangat besar (1F–10.000F!). Menggunakan elektroda karbon aktif dan elektrolit. Digunakan dalam kendaraan listrik, penyimpan energi terbarukan, UPS.

📊 Tabel Perbandingan Kapasitor

Jenis Kisaran Nilai Polar? Aplikasi Utama
Keramik 1pF – 100µF Tidak RF, bypass, decoupling
Elektrolit Al 1µF – 100mF Ya Filter DC, catu daya
Film 1nF – 100µF Tidak Audio, motor AC
Mika 1pF – 10nF Tidak RF presisi tinggi
Superkapasitor 1F – 10.000F Ya EV, penyimpan energi

🔬 KUIS IDENTIFIKASI KAPASITOR

Jawab pertanyaan berikut untuk menguji pemahamanmu!

Kapasitansi (C)

Kemampuan kapasitor menyimpan muatan listrik

📖 Definisi Kapasitansi

Kapasitansi adalah besaran fisika yang menyatakan kemampuan suatu kapasitor untuk menyimpan muatan listrik per satuan tegangan yang diberikan. Kapasitansi merupakan ukuran seberapa banyak muatan listrik yang dapat disimpan kapasitor untuk setiap volt tegangan yang diterapkan.

Semakin besar kapasitansi, semakin banyak muatan yang dapat disimpan pada tegangan yang sama. Satuan kapasitansi dalam Sistem Internasional (SI) adalah Farad (F), dinamai dari fisikawan Inggris Michael Faraday.

📐 Rumus Kapasitansi

C = Q / V
Kapasitansi = Muatan Listrik / Tegangan
C = Kapasitansi (Farad, F)
Q = Muatan listrik (Coulomb, C)
V = Tegangan (Volt, V)

Dari rumus ini, dapat diturunkan:

Q = C × V  |  V = Q / C

📏 Satuan Kapasitansi

Farad adalah satuan yang sangat besar. Dalam praktik, kapasitor yang digunakan sehari-hari memiliki kapasitansi jauh lebih kecil:

1 mF (miliFarad)

= 10⁻³ F
= 0,001 F

1 µF (mikroFarad)

= 10⁻⁶ F
Sangat umum digunakan

1 nF (nanoFarad)

= 10⁻⁹ F
Untuk rangkaian frekuensi

1 pF (pikoFarad)

= 10⁻¹² F
Untuk RF dan microwave

🧮 KALKULATOR KAPASITANSI INTERAKTIF

Muatan Q (Coulomb) 5.0 µC
Tegangan V (Volt) 5.0 V
KAPASITANSI C
1.00 µF
MUATAN Q
5.00 µC
TEGANGAN V
5.00 V
VISUALISASI MUATAN TERSIMPAN
💡 Contoh Soal: Sebuah kapasitor menyimpan muatan sebesar 10 µC ketika diberi tegangan 5 V. Berapa kapasitansinya?
Jawab: C = Q/V = 10×10⁻⁶ / 5 = 2 µF
📐

Faktor yang Mempengaruhi Kapasitansi

Luas pelat, jarak, dan bahan dielektrik

📐 Rumus Kapasitor Pelat Sejajar

Untuk kapasitor pelat sejajar ideal, kapasitansinya dirumuskan sebagai:

C = ε₀ × εᵣ × A / d
Kapasitansi = Permitivitas × Luas Pelat / Jarak Pelat
ε₀ = Permitivitas ruang hampa = 8.854 × 10⁻¹² F/m
εᵣ = Konstanta dielektrik relatif (tidak bersatuan)
A = Luas permukaan pelat (m²)
d = Jarak antar pelat (m)

🔢 Tiga Faktor Utama

1. Luas Pelat (A)

Semakin luas pelat konduktor, semakin banyak muatan yang bisa tersimpan, sehingga kapasitansi semakin besar. Hubungannya: C ∝ A (berbanding lurus).

2. Jarak Pelat (d)

Semakin jauh jarak antar pelat, medan listrik semakin lemah dan kapasitansi mengecil. Hubungannya: C ∝ 1/d (berbanding terbalik). Kurangi jarak = perbesar kapasitansi.

3. Bahan Dielektrik (εᵣ)

Bahan dielektrik dengan konstanta yang lebih tinggi dapat menyimpan lebih banyak energi. Udara: εᵣ = 1; Keramik: εᵣ = 100–10.000. εᵣ lebih besar = kapasitansi lebih besar.

🧱 Konstanta Dielektrik Berbagai Bahan

Bahan Dielektrik εᵣ (Nilai) Penggunaan
Udara / Vakum 1.0 Kapasitor variabel
Plastik / Teflon 2.1 Kapasitor film
Kaca 4–7 Kapasitor kaca
Mika 6–8 Kapasitor RF presisi
Keramik (umum) 100–1.000 Kapasitor keramik
Keramik (BaTiO₃) 10.000+ MLCC kapasitas tinggi

🔬 SIMULASI INTERAKTIF: PENGARUH FAKTOR KAPASITANSI

Luas Pelat A 100 cm²
Jarak Pelat d 1.0 mm
Dielektrik εᵣ Keramik (εᵣ = 1000)
KAPASITANSI C
---
LUAS PELAT
---
JARAK PELAT
---
💡

Energi yang Tersimpan dalam Kapasitor

Rumus energi dan simulasi pengisian/pengosongan

⚡ Rumus Energi Kapasitor

Ketika kapasitor mengalami pengisian, energi listrik tersimpan dalam medan elektrostatis di antara dua pelat. Energi ini dapat dihitung dengan tiga persamaan yang ekuivalen:

U = ½ C V²
Energi = ½ × Kapasitansi × Tegangan²
U = ½ Q V = Q² / 2C
U = Energi tersimpan (Joule, J)
C = Kapasitansi (Farad, F)
V = Tegangan (Volt, V)
Q = Muatan (Coulomb, C)

💡 Penjelasan Fisika Energi

Energi yang tersimpan berasal dari usaha yang dilakukan untuk memindahkan muatan dari satu pelat ke pelat lain melawan medan listrik yang terbentuk. Setiap muatan tambahan yang dipindahkan membutuhkan tenaga lebih besar karena medan listrik semakin kuat.

Karena tegangan bertambah secara linier dengan muatan (V = Q/C), usaha total yang diperlukan membentuk integral yang menghasilkan faktor ½ dalam rumus energi.

Contoh aplikasi nyata: Flash kamera mengisi kapasitor besar hingga ~300V, lalu melepas energi dalam milidetik untuk menghasilkan kilat cahaya.

🧮 KALKULATOR ENERGI KAPASITOR

Kapasitansi C 100 µF
Tegangan V 12 V
ENERGI U
7.20 mJ
MUATAN Q
1.20 mC
U/V = ½Q
0.60 mC
GRAFIK U vs TEGANGAN (U = ½CV²)

📝 Contoh Soal Energi

Soal 1: Kapasitor 470 µF diisi hingga tegangan 25 V. Berapa energi yang tersimpan?

Jawab: U = ½ × 470×10⁻⁶ × 25² = ½ × 470×10⁻⁶ × 625 = 0.147 J = 147 mJ

Soal 2: Kapasitor menyimpan muatan 0.01 C pada kapasitansi 100 µF. Berapa energinya?

Jawab: U = Q²/(2C) = (0.01)² / (2 × 100×10⁻⁶) = 0.0001 / 0.0002 = 0.5 J = 500 mJ

🤖 TANYA AI TENTANG KAPASITOR

Punya pertanyaan tentang kapasitor? Tanya langsung ke AI!

Halo! Saya AI Fisika siap membantu. Tanyakan apa saja tentang kapasitor dan kapasitansi! Contoh: "Apa perbedaan kapasitor elektrolit dan keramik?" atau "Bagaimana cara menghitung energi kapasitor?"