Media Pembelajaran Interaktif Berbasis AI
Dua konsep keamanan yang sering tertukar namun sangat berbeda
Proses memverifikasi SIAPA seseorang. Memastikan bahwa pengguna adalah benar-benar siapa yang mereka klaim.
Proses menentukan APA YANG BOLEH dilakukan seseorang setelah identitasnya diverifikasi.
Autentikasi adalah proses verifikasi identitas pengguna, perangkat, atau sistem. Kata "autentikasi" berasal dari bahasa Yunani authentikos yang berarti "nyata" atau "asli".
Dalam dunia digital, autentikasi menjawab pertanyaan: "Apakah kamu benar-benar siapa yang kamu klaim?"
Metode autentikasi yang umum digunakan:
Password, PIN, pertanyaan keamanan โ informasi rahasia yang hanya kamu ketahui.
OTP via SMS, token fisik, kunci USB, authenticator app โ benda atau perangkat yang ada padamu.
Sidik jari, wajah, retina mata, suara โ biometrik yang unik untuk setiap individu.
Otorisasi adalah proses menentukan hak akses yang dimiliki pengguna yang telah terautentikasi. Otorisasi menentukan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam sebuah sistem.
Otorisasi menjawab pertanyaan: "Apa yang boleh kamu lakukan di sini?"
Akses penuh โ baca, tulis, hapus semua data
Bisa baca dan tulis, tapi tidak bisa hapus
Hanya bisa melihat, tidak bisa mengubah
Akses sangat terbatas atau tidak ada
Authentication = Login (membuktikan SIAPA kamu)
Authorization = Permission/Izin (menentukan APA yang boleh kamu lakukan)
๐ Autentikasi โ "Prove who you are!"
๐ก๏ธ Otorisasi โ "Here's what you can do."
Perbandingan lengkap dari berbagai aspek
| Aspek | ๐ Autentikasi | ๐ก๏ธ Otorisasi |
|---|---|---|
| Pertanyaan | Siapa kamu? | Apa yang boleh kamu lakukan? |
| Urutan | Pertama (langkah 1) | Kedua (setelah autentikasi) |
| Tujuan | Verifikasi identitas | Menentukan hak akses |
| Data yang digunakan | Password, biometrik, token | Role, permission, policy |
| Dilakukan oleh | Pengguna membuktikan dirinya | Sistem mengecek izin |
| Bisa diubah? | Tidak mudah (identitas tetap) | Ya, oleh admin kapan saja |
| Hasil gagal | Login ditolak | Akses ditolak (403 Forbidden) |
| Status HTTP | 401 Unauthorized | 403 Forbidden |
| Contoh teknologi | OAuth, SAML, JWT, MFA | RBAC, ABAC, ACL, LDAP |
Pengguna memasukkan kredensial (username + password, sidik jari, dll)
Sistem mengecek apakah kredensial valid. Jika gagal โ 401 Unauthorized. Jika berhasil โ session/token dibuat.
Sistem mengecek role/permission pengguna untuk setiap resource yang diakses. Jika tidak punya izin โ 403 Forbidden.
Pengguna bisa menggunakan fitur sesuai izin yang dimiliki.
Terjadi saat autentikasi gagal. Belum login atau token tidak valid. Server tidak mengenali identitasmu.
Terjadi saat otorisasi gagal. Sudah login tapi tidak punya izin. Server mengenali tapi menolak akses.
Memahami Autentikasi & Otorisasi melalui pengalaman nyata di bandara
Bandara adalah contoh sempurna karena memiliki sistem keamanan berlapis yang mirip dengan sistem autentikasi dan otorisasi digital. Setiap penumpang harus melalui serangkaian pemeriksaan sebelum bisa naik pesawat.
Serahkan tiket & paspor. Sistem memeriksa reservasi.
Petugas verifikasi identitas asli penumpang โ AUTENTIKASI
Scan bagasi & badan. Pastikan tidak ada barang terlarang.
Scan boarding pass untuk gate tertentu โ OTORISASI
๐ Klik setiap langkah secara berurutan!
Petugas imigrasi memeriksa paspor untuk memastikan kamu adalah benar-benar kamu. Foto, nama, dan data biometrik diverifikasi. Ini membuktikan identitasmu.
Meskipun identitasmu sudah terbukti, kamu hanya bisa masuk ke gate yang sesuai tiketmu. Gate A3 bukan untuk penumpang pesawat ke gate B7!
| Di Bandara | ๐ Autentikasi | ๐ก๏ธ Otorisasi |
|---|---|---|
| Paspor | โ Pemeriksaan paspor | โ |
| Boarding Pass | โ | โ Akses ke gate tertentu |
| Lounge Premium | โ | โ Hanya tiket Business class |
| Kru pesawat | โ Badge karyawan | โ Akses kokpit/ruang crew |
| Customs area | โ Verifikasi identitas | โ Warga negara vs turis |
Kamu bisa punya identitas yang valid (paspor asli) tapi tetap tidak bisa masuk ke lounge bisnis jika tiketmu kelas ekonomi.
Itulah mengapa otorisasi diperlukan setelah autentikasi โ keduanya bekerja bersama!
Simulasi sistem keamanan e-commerce nyata
Platform toko online seperti Tokopedia, Shopee, atau Amazon menggunakan kombinasi autentikasi dan otorisasi yang kompleks untuk melindungi data pengguna dan memastikan setiap aksi dilakukan oleh pihak yang berwenang.
| Aksi | ๐ค Customer | ๐ช Seller | ๐ Admin |
|---|---|---|---|
| Lihat produk | โ Ya | โ Ya | โ Ya |
| Beli produk | โ Ya | โ Tidak | โ Tidak |
| Tambah produk | โ Tidak | โ Ya | โ Ya |
| Hapus semua produk | โ Tidak | โ Tidak | โ Ya |
| Lihat laporan keuangan | โ Tidak | โก Toko sendiri | โ Ya |
| Kelola pengguna | โ Tidak | โ Tidak | โ Ya |
Simulasi sistem keamanan platform ujian digital
Sistem ujian online seperti Google Form, Moodle, atau platform UTBK menggunakan autentikasi dan otorisasi yang sangat ketat untuk memastikan integritas ujian. Tidak boleh ada peserta yang mengakses soal tanpa izin!
Verifikasi nomor peserta, tanggal lahir, atau biometrik. Memastikan hanya peserta terdaftar yang bisa masuk.
Peserta hanya bisa mengakses soal ujian sesuai sesi dan waktu yang dijadwalkan. Tidak bisa "mencuri" soal sesi lain.
Soal hanya bisa diakses selama jendela waktu ujian berlangsung. Setelah waktu habis, akses otomatis dicabut.
Sistem mendeteksi jika peserta mencoba membuka tab lain (berpindah fokus) dan mencatat aktivitas mencurigakan.
JWT, Middleware, dan Role-Based Access Control
JWT adalah standar industri (RFC 7519) untuk mentransmisikan informasi secara aman antara pihak-pihak sebagai objek JSON. JWT digunakan dalam autentikasi modern untuk mengidentifikasi pengguna tanpa harus query database setiap request.
Header.Payload.Signature
Dalam pengembangan backend (Node.js/Express), autentikasi dan otorisasi diimplementasikan sebagai middleware โ fungsi yang berjalan sebelum handler utama:
Standar industri untuk autentikasi (OIDC) dan otorisasi (OAuth 2.0). Digunakan oleh Google, Facebook, GitHub untuk "Login with..." Memisahkan server autentikasi dari aplikasi.
Izin diberikan berdasarkan peran (admin, editor, viewer). Setiap peran memiliki kumpulan izin yang berbeda. Mudah dikelola untuk sistem besar.
Izin berdasarkan atribut pengguna, resource, dan lingkungan. Lebih fleksibel dari RBAC. Cocok untuk sistem yang sangat kompleks seperti AWS IAM.
Tanya AI tentang Autentikasi & Otorisasi, lalu uji pemahamanmu!
Tanyakan apa saja tentang Autentikasi & Otorisasi! AI siap membantu.
โ Online ยท Siap membantu belajar
โก Didukung oleh Claude AI (Anthropic)
Uji pemahamanmu dengan 5 soal pilihan ganda!
Soal 1 dari 5
Kamu telah belajar tentang Autentikasi & Otorisasi dari definisi dasar hingga implementasi backend. Terus praktikkan ilmu ini dalam proyek nyata!